‎Polri Pacu Pembangunan Sumur Bor di Aceh Tamiang, Ratusan Titik Sediakan Air Bersih Pascabencana

‎Aceh Tamiang, 07 Januari 2026 – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) gencar mempercepat pembangunan sumur bor air bersih di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai tanggapan langsung terhadap krisis akses air bersih yang terjadi pascabencana. Hingga saat ini, ratusan sumur bor telah beroperasi dengan baik dan secara langsung melayani ribuan warga yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih yang aman dan berkualitas.

‎Bencana yang melanda daerah tersebut telah menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem pasokan air bersih yang ada, sekaligus mencemari berbagai sumber air permukaan seperti sungai dan danau yang biasanya menjadi andalan masyarakat sehari-hari. Kondisi ini membuat banyak keluarga terpaksa menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar, bahkan berisiko terpapar penyakit akibat konsumsi air yang tidak layak.

‎Untuk mengatasi permasalahan ini dengan cepat dan tepat, Polri membentuk tim kerja khusus yang terdiri dari personel berpengalaman di bidang infrastruktur, kesehatan masyarakat, dan hubungan masyarakat. Tim tersebut melakukan kajian mendalam di lapangan untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi prioritas yang paling membutuhkan akses air bersih, sekaligus memastikan seluruh proses pembangunan dilakukan sesuai dengan standar teknis dan kesehatan yang ketat.

‎Sumur bor yang telah dibangun tersebar secara strategis di berbagai titik penting, mencakup kawasan permukiman penduduk, sekolah, fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan klinik, serta tempat ibadah yang juga berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat. Setiap sumur bor sebelum diserahkan kepada masyarakat melalui proses pengujian kualitas air untuk memastikan aman untuk dikonsumsi.

‎Kapolres Aceh Tamiang dalam keterangannya menegaskan bahwa upaya pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam situasi sulit pascabencana. Selain itu, Polri juga akan terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan berkala terhadap seluruh sumur bor yang telah beroperasi, agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

‎Pihak Polri juga akan terus berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Tamiang, serta berbagai dinas terkait untuk merencanakan pembangunan sumur bor lebih lanjut jika diperlukan. Semua upaya ini bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana dan meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Aceh Tamiang secara keseluruhan. (Rahmat Hidayat)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *